Katakan apa yang ingin kau katakan, ungkapkan apa yang pantas kau ungkapkan..

Senin, 08 Oktober 2012

Untukmu Senyawaku..

Hai sayang, saat kamu membaca tulisan ini. ya, pastinya aku sudah bersamamu. membuatkanmu kopi tiap pagi, menyiapkan sarapan dan merapikan bajumu dan segala tindakan menyenangkan lainnya.

Taukah kamu, saat ini apa yang aku rasakan ? ya, saat ini aku memang sedang berada di sebuah jalan bernama penantian. menanti kita berjumpa disebuah persimpangan dan lalu menempuh jalan yang sama hingga merenta dan menutup usia.

aku disaat ini belum tahu seperti apa rupamu, apakah kamu mancung atau pesek !. tapi yang jelas, ketika kamu membaca ini, sungguh aku tak peduli. hidung mu, nafas yang keluar dari situ sudah menjadi bagian dari nyawaku.

aku di saat ini mungkin belum tau jelas bagaimana suaramu, tapi aku yakin saat kau baca tulisan ini. suaramu adalah nada terindah yang ku ingin selalu tertiup di telingaku.

aku di saat ini mungkin belum tau bagaimana bentuk matamu, tapi aku yakin saat kau baca ini. matamu adalah pancaran sinar yang menerangkan setiap langkahku.

oh kek asih hati sampai mati..
saat aku menulis ini, aku memang masih sendiri, tapi tak mengapa. aku menikmati masa ini, karena akan ada ribuan hari yang akan kujalani dengan tak sendiri nanti. ya, bersamamu tentunya. sedetik kutunggu, selangkah kau mendatangiku. bersamaan itu, kusiapkan hati agar kau tau, aku selalu menjaganya hati-hati untukmu..

saat kau membaca ini. kau, satu - satunya yang kutunggu. terimakasih atas segala waktu yang terlewati. aku mencintaimu, dari dulu, kini, dan nanti..

salam sayang, dariku kini. senyawamu, bertahun - tahun lalu.

NB : Selesai kau baca ini, ciumlah aku :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar