Lama tak mengungunjungi laman ini. Hai hello selamat tak tik tuk lagi jemari :D
Laman-laman yang selalu menjadi tempat curahan keluh dan kebahagian saya. kembali saya ingin berbagi kisah, kembali saya ingin menceritakan kegundahan lewat tulisan ini. entah kenapa dengan menuliskannya saya merasa akan lebih lega setelahnya.
Saya akan bercerita mulai dari, hmmm...
Bulan ini, kalau perhitungan saya benar. Ini sudah satu tahun saya sendiri tanpa adanya title "pacar". Entah apa yang menggiring saya berpikir akan bercerita tentang ini, namun hal ini selalu menggaggu pikiran dan hati. saya berharap setelah menulis disini akan sedikit membaik.
Riuh orang-orang disekeliling saya dengan beragam pertanyaan, dengan siapa sekarang? masih jomblo ya? kok ga nyari yang baru? trauma ya? iiii.. kok ga mau bilang-bilang sih, siapa sih yang sekarang? ya, begitulah kira-kira ragam pertanyaannya.
Hingga saat ini saya hanya menjawab, "masih dalam perjalanan." hahaha
Terkadang dengan pertanyaan-pertanyaan serupa itu, saya sering berpikir. kenapa saya harus berpacaran? keuntungan untuk saya apa ya kalau saya berpacaran? apa hebatnya berpacaran? lah, kenpa dulu saya pacaran ya??
Dari pemikiran itu, awalnya saya masih menyangkal, namun tak ingin hanyut dengan hasrat gejolak muda mudi yang menyegalakan pacaran. bukan bermaksud saya tak ingin memiliki sosok yang bisa berdampingan dengan saya. saya masih manusia normal yang butuh sosok lelaki tangguh penuh perhatian disamping saya.
entah ini karena beberapa kisah lalu yang selalu menyebabkan luka, pemanfaatan, aturan-aturan sepihak dan entah apalah itu..
Jujurnya, itu benar, masih ada rasa gamang untuk kembali membuka, mengizinkan mereka masuk mencuri sebagian perhatian dan pikiran saya.
ya, intinya kisah lalu masih menjadi bahan pertimbangan saya untuk melangkah kedepan, meski penuh kegamangan. dan kini saya menikmati kesendirian ini dengan menikmati rindu, kagum yang hanya saya dan tuhan yang tahu tertuju pada siapa.
Setelah saya menyelam dalam kesendirian, banyak hal atau pemikiran lebih matang tentang hidup ini yang dapat saya terjemahkan. Dan dari kisah lalu, saya belajar. belajar, agar saya tak salah langkah untuk kedepannya.
Untuk kedepannyapun saya akan mencoba untuk menjaga kesendirian ini dengan membekali diri saya menjadi pribadi yang semakin matang,
hingga nanti saya bertemu sosok tepat yang akan menjadi imam terbaik untuk saya. Amiin, dengan Ridho-Mu Rabb.. bantu saya..amiin..
FMH™
Katakan apa yang ingin kau katakan, ungkapkan apa yang pantas kau ungkapkan..
Kamis, 18 Desember 2014
Sabtu, 28 Juni 2014
Lembar baru..
Assalamualaikum..
Marhaban ya Ramadhan kawan-kawan, Mohon maaf lahir dan bathin..
Syukur alhamdulillah Allah SWT masih memberikan saya kesempatan untuk berjumpa dan menikmati ramadhan tahun ini. Semakin bertambah usia, semakin banyak saya melihat kisah kehidupan; kecewa, bahagia, suka, duka dan lainnya.
Disetiap hal yang saya rasa, semakin kesini semakin saya berpikir keras. kenapa Allah SWT memberikan saya begitu ragam cobaan yang tak kunjung henti. sempat hati ingin menyerah menghadapinya. namun, beruntung saya berada di tengah orang-orang yang selalu mengingatkan saya akan kuasa-NYA.
Kini, di Ramadhan ini. Awal saya memberbaiki diri untuk belajar menjadi pribadi yang selalu taat pada-MU, menjadi perempuan yang merindukan surga-MU, menjadi anak yang dapat membahagiakan orangtua, menjadi kakak dan adik yang dapat membimbing saudaranya agar tak salah jalan.
Malam pertama ramdhan ini, saya di ajak oleh ibu untuk melaksanakan tarawih di sebuah mesjid tempat ia sering mengaji. Subhanallah menakjubkan, ketika saya baru masuk kedalam mesjid suasana hangat penuh cinta terasa, terdengar suara lantunan ayat-ayat alquran dari mereka yang berusaha untuk menamatkan alquran selama bulan ramadhan ini. dan dilanjutkan dengan sholat tarawih dan witir yang bacaan ayat pendeknya dengan menamatkan satu juz alquran. Allahu Akbar.
Dibeberapa rakaatnya ketika sang imam sedang melantunkan ayat alquran, ia menangis terisak. saya ingin tahu hal apa yang menyebabkan sang imam menangis, apa arti yang terkandung di dalam ayat itu.
Meringis hati saya seketika, betapa meruginya saya selama ini karena terlalu sibuk dengan urusan dunia, hingga jarang untuk membaca alquran, bahkan mempelajarinya lebih dalam.
Tergerak hati ini untuk bertekad akan menamatkan alquran selama bulan ramdhan ini, serta mempelajari arti dari setiap ayatnya agar saya tak salah langkah dalam menjalani hidup didunia ini. Malam ini, alhamdulillah saya sudah manamatkan satu juz, dan saya semakin bersemangat untuk melanjutkannya. Semoga Allah SWT memberkahi niat saya untuk menjadi manusia yang taat dan selalu berada di jalanNYA, serta menjadi manusia yang dapat lebih mengenal-NYA. Amiin :)
Marhaban ya Ramadhan kawan-kawan, Mohon maaf lahir dan bathin..
Syukur alhamdulillah Allah SWT masih memberikan saya kesempatan untuk berjumpa dan menikmati ramadhan tahun ini. Semakin bertambah usia, semakin banyak saya melihat kisah kehidupan; kecewa, bahagia, suka, duka dan lainnya.
Disetiap hal yang saya rasa, semakin kesini semakin saya berpikir keras. kenapa Allah SWT memberikan saya begitu ragam cobaan yang tak kunjung henti. sempat hati ingin menyerah menghadapinya. namun, beruntung saya berada di tengah orang-orang yang selalu mengingatkan saya akan kuasa-NYA.
Kini, di Ramadhan ini. Awal saya memberbaiki diri untuk belajar menjadi pribadi yang selalu taat pada-MU, menjadi perempuan yang merindukan surga-MU, menjadi anak yang dapat membahagiakan orangtua, menjadi kakak dan adik yang dapat membimbing saudaranya agar tak salah jalan.
Malam pertama ramdhan ini, saya di ajak oleh ibu untuk melaksanakan tarawih di sebuah mesjid tempat ia sering mengaji. Subhanallah menakjubkan, ketika saya baru masuk kedalam mesjid suasana hangat penuh cinta terasa, terdengar suara lantunan ayat-ayat alquran dari mereka yang berusaha untuk menamatkan alquran selama bulan ramadhan ini. dan dilanjutkan dengan sholat tarawih dan witir yang bacaan ayat pendeknya dengan menamatkan satu juz alquran. Allahu Akbar.
Dibeberapa rakaatnya ketika sang imam sedang melantunkan ayat alquran, ia menangis terisak. saya ingin tahu hal apa yang menyebabkan sang imam menangis, apa arti yang terkandung di dalam ayat itu.
Meringis hati saya seketika, betapa meruginya saya selama ini karena terlalu sibuk dengan urusan dunia, hingga jarang untuk membaca alquran, bahkan mempelajarinya lebih dalam.
Tergerak hati ini untuk bertekad akan menamatkan alquran selama bulan ramdhan ini, serta mempelajari arti dari setiap ayatnya agar saya tak salah langkah dalam menjalani hidup didunia ini. Malam ini, alhamdulillah saya sudah manamatkan satu juz, dan saya semakin bersemangat untuk melanjutkannya. Semoga Allah SWT memberkahi niat saya untuk menjadi manusia yang taat dan selalu berada di jalanNYA, serta menjadi manusia yang dapat lebih mengenal-NYA. Amiin :)
Minggu, 23 Maret 2014
Boleh jujur? Saya rindu 。・゚・(ノД`)・゚・。
Hai.. hai kakak (--,)/*
Begitu sapaku dengan paras yang sok cuek.
RINDU !
kamu tau GA?, (tunggu bentar, ngunci kamar dulu, nanti hujan),- HAHAHA ----------------------------------------------------------------------------------------------------
Maaf ya, sesekali ketika nada suara saat kita saling sapa melalui aplikasi itu kadang riuh membahana, kadang ada bentakan. Sungguh, tak bermaksud tak ingin tau setiap kegiatanmu disana, tak bermaksud tak mendengarkan cerita mu, tak bermaksud tak mendengarkan keluhmu tapi..
Tapi, setiap kali kamu bercerita, rasanya hati rindu, rinduu sekali.. sangat kak.. :(
Kamu tau, aku benci dengan jarak!
kamu tau berapa kali kita pernah berjauhan?
hingga, aku berumur 21 tahun saja kita masih sering berada di satu ruang tidur, meski telah disediakan masing-masing untuk kita.
Kak, ooOOOoo kakak..
kak :(
kakaaaakkk... :D
Ya, itu beragam sapaan pembuka chat kita..
Kalau kamu pulang, pasti waktumu tidak banyak dirumah lagi kan ?
ketika kamu pulang nanti, pastinya sudah sibuk dengan kerja, pasangan, dan entah kalau kamu sudah menjadi bagian sah darinya, pasti semakin sedikit waktu kita melakukan aktifitas seperti dulu.
Pergi kepantai,
Pergi mencicipi beragam makanan,
Tak lupa, ice cream.. :D
Kak, sekarang aku sudah bisa cuci piring, sudah tidak jijik lagi melihat tumpukan yang kotor itu.
sudah bisa risih setiap kali rumah kotor, dan sesegera mungkin merapikannya.
sudah bisa mencuci baju sendiri, tidak laundry lagi.
aku juga sedang belajar jadi uni sekaligus kakak untuk adek.
juga sedang belajar meredam emosi aku jika (biasalah kamu tau kan perdebatan bersamanya itu).
kak, satu lagi, aku sudah bisa menghasilkan uang sendiri :)
Kakak sabar ya, dalam kiriman ibu berikutnya aku akan menititipkan pintamu yang tidak boleh murah itu. hahaha
Kak, ooOoOOoo kakak...
Cepat pulang (--,)/
Selalu bawa hal yang membanggakan ya..
Begitu sapaku dengan paras yang sok cuek.
RINDU !
kamu tau GA?, (tunggu bentar, ngunci kamar dulu, nanti hujan),- HAHAHA ----------------------------------------------------------------------------------------------------
Maaf ya, sesekali ketika nada suara saat kita saling sapa melalui aplikasi itu kadang riuh membahana, kadang ada bentakan. Sungguh, tak bermaksud tak ingin tau setiap kegiatanmu disana, tak bermaksud tak mendengarkan cerita mu, tak bermaksud tak mendengarkan keluhmu tapi..
Tapi, setiap kali kamu bercerita, rasanya hati rindu, rinduu sekali.. sangat kak.. :(
Kamu tau, aku benci dengan jarak!
kamu tau berapa kali kita pernah berjauhan?
hingga, aku berumur 21 tahun saja kita masih sering berada di satu ruang tidur, meski telah disediakan masing-masing untuk kita.
Kak, ooOOOoo kakak..
kak :(
kakaaaakkk... :D
Ya, itu beragam sapaan pembuka chat kita..
Kalau kamu pulang, pasti waktumu tidak banyak dirumah lagi kan ?
ketika kamu pulang nanti, pastinya sudah sibuk dengan kerja, pasangan, dan entah kalau kamu sudah menjadi bagian sah darinya, pasti semakin sedikit waktu kita melakukan aktifitas seperti dulu.
Pergi kepantai,
Pergi mencicipi beragam makanan,
Tak lupa, ice cream.. :D
Kak, sekarang aku sudah bisa cuci piring, sudah tidak jijik lagi melihat tumpukan yang kotor itu.
sudah bisa risih setiap kali rumah kotor, dan sesegera mungkin merapikannya.
sudah bisa mencuci baju sendiri, tidak laundry lagi.
aku juga sedang belajar jadi uni sekaligus kakak untuk adek.
juga sedang belajar meredam emosi aku jika (biasalah kamu tau kan perdebatan bersamanya itu).
kak, satu lagi, aku sudah bisa menghasilkan uang sendiri :)
Kakak sabar ya, dalam kiriman ibu berikutnya aku akan menititipkan pintamu yang tidak boleh murah itu. hahaha
Kak, ooOoOOoo kakak...
Cepat pulang (--,)/
Selalu bawa hal yang membanggakan ya..
Sabtu, 04 Januari 2014
Selamat tumbuh untuk kita semua ^_^
Selamat Ulang Tahun Unit Kegiatan Mahasiswa Wawasan
Proklamator (UKM WP) !
Selamat tumbuh untuk kita semua ^_^
5
Januari 2014, 21 tahun sudah usia WP. Para jurnalis kampus yang tumbuh bersama
dalam sebuah wadah yang mempertemukan orang-orang yang memiliki mimpi, wadah
untuk orang-orang belajar melalui proses mewujudkan mimpi, wadah berkumpulnya
orang-orang hebat.
Flashback
sebentar tentang kehadiran saya di organisasi yang sarat nilai dan budaya ini.
Tahun 2010 saya masuk Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), tepatnya
pada Jurusan Pendidikan Matematika. Tak lama kemudian ada seseorang yang
mengajak saya ikut salah satu acara WP. Setiba saya di sekre WP, ternyata acara
itu adalah pertemuan pertama Anggota WP dengan para calon anggota WP, beberapa
saat seorang kakak yang gemuk dan berwajah seram memberikan selembar kertas
formulir pendaftaran, dengan penuh rasa segan saya mengisi formulir dan
mengembalikannya kepada kakak tersebut. Selanjutnya saya mengikuti pertemuan
hingga selesai. Bukan karena nama besar WP saya mau ikut dengan ajakan teman
saya, namun yang membuat saya tertarik saat itu adalah karena orang-orang
yang menyenangkan dan kegiatannya yang membebaskan namun tegas.
Keterbatasan
saya diantara sesama calon anggota yang lebih memiliki pengetahuan seputar dunia
jurnalistik dari saya tak meluruhkan rasa ingin belajar dan terus belajar
mengenai dunia jurnalistik ini, pelatihan demi pelatihan terus saya ikuti,
hingga tiba saatnya untuk para calon wartawan magang, turun kelapangan, meliput
berita, menulis berita dan tulisan itu diterbitkan di media. Saya masih ingat,
tulisan pertama saya diterbitkan di media online remaja di Kota Padang. Hal ini
tentunya menimbulkan rasa puas dan bahagia yang tak terkira bagi saya yang
kemampuannya lebih minim dari teman yang lain, ini tak membuat saya besar
kepala, ini menjadi batu loncatan bagi saya agar tulisan saya berikutnya bisa
lebih baik kedepannya.
Disuatu
bulan, saat itu saya dikabarkan oleh teman-teman sekampus bahwa koran kampus
telah terbit, saya sendiri yang anggota WP tidak mengetahui hal itu, memilukan
memang, namun itu kesalahan saya yang saat itu sedang sibuk dengan rutinitas
saya dijurusan, membuat saya jarang mengunjungi sekre WP dan jarang
berkomunikasi dengan para anggota WP lainnya. Koran yang hanya terbit setahun
sekali dikarenakan dana yang cukup besar untuk tiap kali penerbitan membuat
saya selalu menunggu-nunggu kesempatan untuk bisa memasukkan tulisan saya
sendiri dalam koran WP itu.
Aktif
kembali setelah beberapa bulan tidak aktif di WP, saya ditunjukk sebagai
sekretaris dalam kegiatan Seminar dan bazar yang merupakan program kerja dari
kepengurusan bg ridho saat itu, alhamdulillah dengan berbagai rintangan dalam
menyukseskan kegiatan tersebut saya bersama teman-teman dapat mensukseskan
acara tersebut dan bisa lebih akrab serta lebih mengenali teman-teman saya di
WP.
Ditahun 2011 saya ditunjuk dan
dipercaya memimpin kepengurusan WP, dan pada
masa jabatan itu juga pada kesempatan pertama
setelah ditahun-tahun sebelumnya
WP fakum, tepat pada tanggal 5 januari saya dan teman-teman berkesempatan
merayakan ulang tahun WP ke-19 serta melakukan launching website resmi UKM WP,
hal yang membahagiakan, dengan begitu saya dan teman yang lainnya tak perlu
menunggu dana yang cukup untuk mempublish setiap berita yang telah kami buat.
Kini, 21 tahun sudah orang-orang
datang silih berganti, tetapi tidak akan pernah bisa pergi sepenuhnya. Selalu
ada memory yang melekat, selalu ada mimpi yang tertinggal dan orang-orang baru
akan terus datang mewujudkan mimpi-mimpi yang ada. Orang-orang berganti,
situasi akan berganti dan kita tidak akan bisa lagi memaksakan,” pada zaman aku
dulu gini lo !”.
Organisasi adalah sebuah wadah
untuk menyatukan, memberi arah dan mewujudkan mimpi. Orang-orang didalamnya
merasakan mendapat manfaat dari
organisasi. Tantangan terbesarnya adalah bagaimana membuat hubungan timbal
balik yang seimbang antara yang diberikan oleh orang didalamnya dengan yang
diberikan organisasi.
Saya sendiri sebagai “pensiunan
pengurus”, 3 tahun bermain tentu masih sedikit yang saya tahu tentang WP.
Berlebihan kalau saya mengatakan saya mendapat banyak dari WP, tapi saya juga
bukan tidak mendapat apa-apa. Proses belajar tetap berlanjut, saya ingin
menjadi orang-orang yang 10 tahun lagi akan mengerti semua yang telah saya
alami 3 tahun ini. Orang yang akan memandang objektif semua penglamannya 10
tahun yang lalu. Termasuk pengalaman menjadi orang gagal. Ya, proses belajar
tidak berhenti ketika saya tidak menjadi pengurus lagi. Proses belajar, memahami
dan memaknai akan terus berlangsung.
Sekali lagi, Selamat Ulang Tahun
Unit Kegiatan Wawasan Proklamator (UKM WP) yang ke-21 tahun, semoga semakin
berprestasi, bermanfaat, dan berkualitas. Dan selamat tumbuh untuk kita semua.
Salam pers!!
*berpikir merdeka berorientasi
kerakyatan*
Rabu, 04 Desember 2013
Hari ke-empat dibulan ini. . .
Selamat pagi dunia. . .
Kehidupan ini terus melaju, entah berapa kecepatan rata-rata yang saya tempuh tiap harinya. Namun yang saya tau dalam setiap apa yang saya lakukan, setiap waktu, setiap perjalanan, setiap kisah, saya akan menemukan hal-hal yang akan merubah hidup saya, sikap saya, cara berfikir saya dan segala yang ada pada diri saya menjadi semakin baik, dan dewasa tentunya.
Terimakasih untuk beragam rencana - rencana mu tuhan :)
Ketika duka yang KAU persembahkan pada saya , saya berharap selalu dapat mengatasinya dengan baik.
Maupun bahagia yang KAU persembahkan pada saya , saya berharap saya tak berlebihan dalam mensyukurinya.
Saya salah satu makhluk Tuhan yang rapuh.
Begitu berharap agar hati saya, pikiran saya dilindungi dari hal-hal yang tak sanggup di atasinya,
berharap agar saya semakin matang dalam mengendalikan diri.
Kehidupan ini terus melaju, entah berapa kecepatan rata-rata yang saya tempuh tiap harinya. Namun yang saya tau dalam setiap apa yang saya lakukan, setiap waktu, setiap perjalanan, setiap kisah, saya akan menemukan hal-hal yang akan merubah hidup saya, sikap saya, cara berfikir saya dan segala yang ada pada diri saya menjadi semakin baik, dan dewasa tentunya.
Terimakasih untuk beragam rencana - rencana mu tuhan :)
Ketika duka yang KAU persembahkan pada saya , saya berharap selalu dapat mengatasinya dengan baik.
Maupun bahagia yang KAU persembahkan pada saya , saya berharap saya tak berlebihan dalam mensyukurinya.
Saya salah satu makhluk Tuhan yang rapuh.
Begitu berharap agar hati saya, pikiran saya dilindungi dari hal-hal yang tak sanggup di atasinya,
berharap agar saya semakin matang dalam mengendalikan diri.
Kamis, 28 November 2013
L u m p u r !
Malam yang lembab penuh keriuhan dari setiap hela nafas para
praja muda karana. Lalu lalang bergembira menikmati jalanan yang WOW sungguh
maha dahsyat licinnya. HAHAA,~~
Lumpur ! lumpur tanah liat, bumi perkemahan itu tampak
seperti halaman kubangan. Hujan yang tak lelah bertamu menyebabkan tempat itu
menjadi seperti lautan lumpur yang akan membuat para kerbau bersorak gembira. Hadeeww
-_-
Malam terakhir pada kegiatan tersebut cuaca masih saja tak
baik, hingga memaksa saya juga ikut menjadi salah satu orang yang harus bermain
lumpur dengan kaki telanjang. Licin, dan lengket, serta perlu kehati-hatian selama
melewatinya.
WOW ^o^ meski banyak keluhan yang saya lontarkan ketika
berjalan di lautan lumpur malam itu, hati ini tetap bahagia, sudah lama tak
menikmati suasana riuh yang bahagia.
Salam lumpur, salam semangat, selamat bersenang-senang haii
manusia yang masih berada disana ^___^
Selasa, 19 November 2013
Bukan salahnya..
Ketika kekurangan itu hadir, layaknya ia yang berada disamping kala itu mencukupi kekurangan itu hingga tak lagi kurang.
Namun, bukan salahnya jika ia tak mengingat untuk melengkapi menjadikan kekurangan itu tak lagi kurang. ketika ia menuntut untuknya agar selalu berusaha menghilangkan kekurang itu sendiri.
Bukan salahnya, ketika ia belum mampu mengenalinya yang penuh kekurangan.
Salah, yang salah itu karena KITA tidak saling mengenal lebih dekat pribadi masing-masingnya.
Manusia dengan beragam karakter begitupun sifat, tak semua mampu mengungkapkan maupun menunjukkan bagaimana dirinya secara lantang kepada sesiapa yang berada disisinya.
Kenali dirinya yang belum sempat engkau kenali seutuhnya. KURANGnya, adalah KELEBIHANmu
PEKA, kepekaaan satu sama lainnya. itu penting. .
Namun, bukan salahnya jika ia tak mengingat untuk melengkapi menjadikan kekurangan itu tak lagi kurang. ketika ia menuntut untuknya agar selalu berusaha menghilangkan kekurang itu sendiri.
Bukan salahnya, ketika ia belum mampu mengenalinya yang penuh kekurangan.
Salah, yang salah itu karena KITA tidak saling mengenal lebih dekat pribadi masing-masingnya.
Manusia dengan beragam karakter begitupun sifat, tak semua mampu mengungkapkan maupun menunjukkan bagaimana dirinya secara lantang kepada sesiapa yang berada disisinya.
Kenali dirinya yang belum sempat engkau kenali seutuhnya. KURANGnya, adalah KELEBIHANmu
PEKA, kepekaaan satu sama lainnya. itu penting. .
Langganan:
Postingan (Atom)

