ketika hujan menasbihkan salam perpisahan,
aku tak mampu merajut selimut hari untuk memasung jejak mu,
saat pelangi mengundangmu melingkup angan.
Ketika hadirmu hanya mampu kurasa dalam barisan kata,
jarak nan jauh tak membuat kita hilang sapa,
karna kutahu antara kita memberi selaksa makna.
Engkau hadir menemaniku lewati malam,
kala nyeri tak terperi tak mampu terungkap,
kita bercerita tentang apa saja,
merangkai kata, bahkan berbicara tentang cinta.
Walau cinta ini belum merekah,
bak bunga belum ternoda asa,
tapi rasa ini telah tenggelam dalam sanubari jiwa.
Kutitipkan salamku untuk mu,
pada angin yang menghembus malam ini,
kusematkan diantara urat nadi,
agar dia abadi untukku..
[For u Oom Parjo Boco ◠‿◠]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar