Tak sengaja melihat foto itu, foto saat pertama kali kita bertemu dan saat kamu saya ajak kerumah. Manis sekali, saya merindukanmu.
Saya masih ingat sore itu ketika sesampainya dirumah, baru saja melangkahkan kaki di ruang tamu, papa memanggil dan berkata, "gimana na ? masih mau anak anjing ?", sontak dengan lantang saya berkata, "IYA" tanpa ragu. Di sudut dapur sana terdengar suara ibu yang dari nadanya menyatakan ketidak setujuan karena saya akan mengadopsi anak anjing itu. >> apa yang terjadi ? << saya dan papa pura-pura tidak mendengar dan langsung bergerak menuju rumah si teman papa buat jemput anak anjing itu. HAHA
Sesampainya dirumah kembali setelah menjemput Fluppy (itu nama yang kuberikan) saya tak henti untuk menemaninya dihalaman depan, begitu berat rasanya untuk meninggalkan dia sendiri di teras.
Hari pertamanya dirumah, ia masih malu-malu, apalagi saat melihatnya ingin berjalan, dia sering jatuh - jatuh, mungkin karena ia masih bayi, mungkin juga karena dia kegendutan sampe susah jalan. hahaha..
Dengan tingkahnya yang lucu perlahan ibu luluh, saya serasa dapat saingan, ibu ga mau kalah juga buat nemenin fluppy di teras. HAHA
Fluppy, maaf ya tak bisa menemani bermain seperti saat itu..
Saya merindukanmu. Sangat..
Bagaimana kabarmu disana ? apakah orang itu merawat mu dengan baik ?
Sudah seberapa tinggi kamu sekarang ?
Aku ingin memelukmu..
Masih kuatkah saya untuk menggendongmu lagi ?
Katakan apa yang ingin kau katakan, ungkapkan apa yang pantas kau ungkapkan..
Kamis, 06 Juni 2013
Sabtu, 01 Juni 2013
Terjawab..
Lega. begitu sebanarnya. Namun entah apa, ada rasa janggal dalam lega ini.
Apa yang menjadi tanda tanya sebelumnya terjawab sudah, meski jawaban itu samar-samar diterima. Lega, begitu yang dirasa, namun hati sering kali ingin menyangkal jawaban itu.
Jawabanmu nenunjukkan bahwa hal itu sudah engkau pikirkan sejak saat itu, saat dimana telinga ini mendengar pertanyaan itu. Kenapa membiarkan ini begitu lama ? memang sulit, bisa dimengerti. Semoga kita bisa mendewasakan diri dengan ini semua. Berpikir nyata. Harap hati bisa. :)
1 Juni hingga hari seterusnya sampai tiba saatnya, menata apa yang harus ditata, itu yang harus dilakukan. Mempersiapkan apa yang seharusnya akan diterima ataupun dilepaskan. Sekali lagi, Mampukan hati ini. Bantulah :)
Apa yang menjadi tanda tanya sebelumnya terjawab sudah, meski jawaban itu samar-samar diterima. Lega, begitu yang dirasa, namun hati sering kali ingin menyangkal jawaban itu.
Jawabanmu nenunjukkan bahwa hal itu sudah engkau pikirkan sejak saat itu, saat dimana telinga ini mendengar pertanyaan itu. Kenapa membiarkan ini begitu lama ? memang sulit, bisa dimengerti. Semoga kita bisa mendewasakan diri dengan ini semua. Berpikir nyata. Harap hati bisa. :)
1 Juni hingga hari seterusnya sampai tiba saatnya, menata apa yang harus ditata, itu yang harus dilakukan. Mempersiapkan apa yang seharusnya akan diterima ataupun dilepaskan. Sekali lagi, Mampukan hati ini. Bantulah :)
Langganan:
Postingan (Atom)
