Katakan apa yang ingin kau katakan, ungkapkan apa yang pantas kau ungkapkan..

Selasa, 20 Maret 2012

Ayo Kendalikan Rasa Takut..!!

Pada dasarnya ketakutan adalah sebuah anugerah Tuhan yang memampukan kita untuk menyelamatkan dari berbagai ancaman bahaya. Seperti ketika berkendara, kita takut celaka, oleh sebab itu kita akan berhati-hati dalam berkendara. kita akan memperhatikan laju kendaraan agar bisa dikendalikan dengan baik. Kita juga akan berkonsentrasi penuh kedepan, sekali-kali melirik ke kaca spion di sisi kanan, kiri, dan tengah untuk memperhatikan posisi kendaraan lain. Dengan kewaspadaan tinggi, KETAKUTAN memberikan manfaat yang besar agar kita terhindar dari musibah dan bisa selamat sampai tujuan.

Namun, bila kita dikendalikan  oleh ketakutan-ketakutan yang tak beralasan, kita hanya akan kehilangan berbagai "kesempatan emas" untuk meraih kesuksesan dan meraih hal yang diimpikan. Dengan kata lai, kita hanya akan merugi. Serupa ketika akan memulai suatu "impian", takut gagal bisa berdampak negatif, bisa juga berdampak positif. Tergantung bagaimana kita mengendalikan ketakutan itu. Akan berdampak negatif bila ketakutan hanya membuat kita tak berani melangkah, terlalu banyak menghitung-hitung resiko, terlalu sering mendengar cerita kegagalan, atau terlalu berhati-hati dalam membuat keputusan dan tindakan. Kalau sudah begitu "impian" kita perlahan sekali  majunya.

Sebaliknya, takut gagal bisa berdampak positif, bahkan menjadi kekuatan penting. Ketakutan akan membuat kita berusaha optimal, tidak meremehkan, serius, fokus, dan mengusahakan langkah strategis menuju kesuksesan. Kegagalan yang kita alami sendiri ataupun pengalaman oranglain adalah pelajaran sangat berharga. Kegagalan-kegagalan itu tidak akan membuat kita ciut dan lemah, malah akan meningkatkan kewaspadaan dan semangat kita mencapai impian.

Mengendalikan ketakutan akan menjadi sebuah kekuatan baru untuk waspada, fokus, dan strategis. Kendalikan ketakutan, bukan dikendalikan oleh ketakutan. Itu dua hal yang berbeda. Bila kita hanya dikendalikan ketakutan, itu artinya kita akan menarik segala hal yang ditakuti untuk mendekati diri kita. Bila kita takut gagal, justru kegagalan itulah yang akan mendekat. Sebagai contoh ya, apakah teman-teman takut melewati areal kuburan pada malam hari karena "terlalu dipengaruhi' oleh cerita atau film tentang hantu? jika iya, justru rasa takut teman-teman itu seakan "mengundang" makhluk halus untuk mendekati dan mengganggu kita. Sebaliknya, ketika teman-teman melewati areal kuburan dan merasa takut mengalami kematian yang tidak membawa manfaat dan kebaikan bagi dunia, ini akan menjadi penyemangat baru yang "mengaharuskan" teman-teaman banyak melakukan kebaikan, menjadi pribadi yang sukses, dan memberi manfaat yang besar kepada lingkungan. Itulah bedanya, "Mengendalikan rasa takut" dengan "Dikendaliakan rasa takut", pilihan mana yang teman-teman ambil?

Jadi, kendalikanlah rasa takut. Rasa takut itu wajar-wajar saja dan hampir semua orang mengalaminya. Setiap orang memiliki rasa takut. Justru orang yang sama sekali tidak memiliki rasa takut adalah orang yang tak normal atau mungkin paranormal. Hhaha,-

Kita membutuhkan kesadaran atas ketakutan kita sendiri. Ketika kita menyadari bahwa diri kita sedang takut, berarti kita memiliki kesempatan untuk mengendalikan rasa takut itu sendiri. Tanpa sebuah kesadaran, mustahil adanya pengendalian dari dalam diri.

Sadar atas apa? sadar atas jati diri kita yang sesungguhnya, sadar atas kemampuan kita, sadar atas kebaikan dari orang-orang disekeliling kita, dan sadar atas kekuasaan Tuhan yang sangat tak terbatas. Dengan begitu, ketika terjadi kegagalan , kita akan menyadari bahwa inilah cara Tuhan untuk mengingatkan dan menguatkan kita. Kita akan menyadari bahwa sebenarnya kita belum mengeluarkan upaya dan kemampuan terbaik yang kita miliki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar